Tampilkan postingan dengan label TTM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TTM. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Januari 2013

from Bandung to Solo, #TTM






inilah foto TTM saya yang mendarat di tangan Hilman. 
untuk kisah yang dilantunkan mas hilman tentang mixtape saya, bisa kalian simak di sini

Salam Travel Thru Mixtape!

Travel Thru Mixtape – Berkelana Dalam Tembang Daur Ulang

Berikut adalah ulasan TTM saya yang juga sudah di publish di travelthrumixtape.tumblr.com 

Setelah penantian cukup panjang, akhirnya beberapa hari lalu #TTM untuk saya tiba!
Sepulang kerja, setelah menjalani hari yang tidak kool (alias riweuh), mendapati sesosok #TTM diatas meja membuat saya lupa ganti baju, lupa makan dan lupa mandi. Langsung saya mengambil kamera. Membuka perlahan kemasan paket yang sangat rapi itu sambil menahan napas. Ketika dibuka, jeng jeng!


KYAAAA BAGUS BANGET (dan beda banget sama mikstep gueeh!) dengan girang gemirang saya memamerkan mikstep ke papah mamah yang selalu kebingungan dengan berbagai kiriman paket untuk anaknya yang beken seantero pak pos wilayah bandung (ngaco).

“Nomer rumahnya salah tuh, harusnya kan 15/125 A. untung pak pos nya udah akrab. Malah dia yang ngasih tau. Bu, Fanni mah harusnya no 15/125 A kan yah? (si mamah menirukan suara pak pos yang dengan asoynya apal alamat rumah gueh)”

Sementara si papah membolak balik mikstep saya, “ini dijadiin komunitas aja, pan. Ngumpul gitu sambil bawa mikstepnya ini.”

Wii si papah yang notabene anak pespa, naluri komunitasnya diturunin ke saya tuh kayanya. “iya pah, tadinya emang mau ngumpul trus sharing tentang miktep masing – masing, tapi jadinya dikirim langsung ke alamat rumah. Nanti deh pani bikin gathering nya kalo pada bisa,” anaknya yang cantik menjawab dengan bijak, sementara masih nyengir aja daritadi saking excitednya.

Mau langsung photoshoot bersama si mikstep ciamik, tapi si Pina (baca : Finna, kembaran saya) sang fotografer belum pulang kerja. Yang bisa saya lakukan sambil menunggu Pina pulang adalah mengagumi artwork mikstep dari kawan baru ini. Bentuknya yang simpel, dibuat sendiri dari kertas yang berserat, berwarna dasar putih. Covernya jenius sekali menurut saya. Dengan teknik tumpuk dan stiker berwarna warni benar – benar saya acungi jempol untuk kreativitas Hilman, sesosok pria dari Solo. Semoga berkesempatan untuk berbincang tentang TTM ini lebih mendalam dengan Hilman (makasih loh ya, Raras & Resqi yang memahami perasaanku, sini gue cium satu – satu). 






Tema yang diangkat juga sangat menarik, judul ‘do judge a song by it’s cover’ merefleksikan pesan yang ingin disampaikan. Cover lagu –lagu pilihan yang terkadang tricky (bisa lebih enak dari si lagu asli atau bahkan bikin si lagu jadi gak enak) dengan apik dirangkum dalam 10 track pilihan Hilman. Deretan list lagu Mas Hilman membuat saya makin penasaran. Selain Use Somebody yang masuk 2 kali dalam mikstep ini (oleh Raisa & Clara C) dan Bizzare Love Triangle oleh Stabbing Westward, track lainnya masih cukup awam ditelinga. Bahkan membuat saya bertanya – tanya. Seperti apakah Keane membawakan What a Wonderful World nya Louis Amstrong dan lantunan Best Coast saat menyanyikan kembali tembang lawas milik Nirvana, About a Girl?
Dibuka oleh cover yang upbeat dengan vocal ceria dari The Bird and The Bee – Heard it On The Radio (Daryl Hall and John Oates). Kemudian Clara C membawakan Use Somebody yang dimedley dengan Falling For You (Kings of Leon + Colbie Caillat), mashed up yang cukup apik dengan iringan gitar akustik. Dilanjutkan dengan deretan lagu cover lainnya yang membuat saya menerka – nerka apakah pertanyaan tricky tadi bisa saya jawab, hehe. Overall semua track menarik, and worth to listen. But above all, the artwork is still my favourite all time! Harus minta tips & trick sama Hilman nih. Ahiwww 



Thank you #TTM sudah memberikan lifetime ‘traveling without moving’ experience yang berkesan. Semoga begitu pula yang dirasakan oleh seluruh peserta dari Jakarta, Bandung, Cirebon, Bekasi, Semarang, Solo, Surabaya dan Jogja. Cheers! Yuk bikin project #TTM selanjutnya, keep contact fellas :D
Salamaniselalu!


Selasa, 11 September 2012

Travel Thru Mixtape

Kalau ada yang namanya takdir yang menyenangkan ya ini!
Sebentar ya, saya tekan tombol rewind dulu.

Kira kira satu bulan yang lalu saya mendapat undian mixtape dari seorang kawan, Raras namanya. Yang beruntung mendapat mixtape dari Raras tidak hanya saya, ada seorang lagi, pria (semoga tulen, haha) bernama Resqi.

Setelah mendapat mixtape sepertinya energy dan haru biru kebahagiaan mendapat bentuk fisik sebuah mixtape DIY yang indah tidak hanya diraskan saya seorang. Singkat kata setelah berkomunikasi lewat BBM, di suatu hari yang cerah (anggap aja gitu, biar dramatis) si Resqi bilang “kita bikin project tukeran mixtape antar kota yuk!”


Wuih ini anak walaupun MABA boleh juga idenya (ditabok Resqi). Yak dan berlangsunglah persiapan untuk meluncurkan project ajaib ini. Dimulai dengan mencari ‘nama project’. Disepakati “Travel Thru Mixtape” dengan tagline “A Journey Without Traveling”. Wuidiih sedap yee. Si Resqi membuat doddle untuk logo TTM (travel thru mixtape bukan teman tapi malak eh mesra, ya itulah), Raras membuat konten tumblr berisi ketentuan rules dan apa saja asiknya ikutan TTM (harus asik pokonya) sedangkan saya membuat ricuh :p

Sekilas tentang TTM dikutip dari tumblr;

"Definisi mixtape yang kerap ada dalam pengertian khalayak yaitu kegiatan membuat kompilasi lagu dalam suatu media untuk kepentingan pribadi maupun komersil. Di era kaset, pembuatan mixtape sangatlah butuh kelihaian. Butuh ketepatan dalam merekam lagu lewat radio, muncul rasa was-was ketika menit atau detik akhir karena takut penyiar mengambil alih lagu yang kita rekam, perjuangan mendapatkan judul dan nama penyanyi/band yang kita rekam lagunya. Dewasa ini — terlebih di jaman yang mudah untuk mendapatkan apapun —  proses pembuatan mixtape menjadi semakin mudah, mixtape juga seringkali digunakan sebagai sarana bertukar lagu/informasi/pengalaman. Sebut saja, 8tracks, sebuah website dimana kita bisa membuat playlist didalamnya dan semua orang bisa melihat mixtape kita dengan mudah. Namun, disini kami membuat Travel Thru Mixtape bukan dengan mengandalkan fasilitas suatu website seperti 8tracks untuk bertukar mixtape, kami hadir dengan wujud yang lebih riil dengan media CD, DIY mixtape. Lantas apa untungnya? Apa tujuannya membuat kompilasi lagu melalui CD yang sudah kamu modifikasi cover atau isinya? Untuk mengembalikan budaya fetish Indonesia yang dulu digadang-gadang menghargai rilisan fisik? Klise! Kita melakukan ini untuk senang-senang! Bertualang lewat mixtape! Ya! Membuat suatu kompilasi lagu dengan kreatifitas masing-masing, lalu di-barter dengan mixtape dari orang yang (mungkin) belum kamu kenal — siapa sangka nanti ia akan jadi teman barumu? Jika efek psikologis sebuah lagu benar adanya, maka dengan Travel Thru Mixtape, kita bisa pergi kemana pun —  tanpa harus menggunakan time travel atau pintu kemana saja —  bahkan walau hanya manteng di depan playlist.

Akhirnya tanggal 5 September kemarin TTM resmi dimulai! Untuk lengkapnya silahkan baca disini. Selamat menikmati ‘perjalanan’ menemukan kejutan musik ciamik dari teman di antah berantah kota Jakarta, Bandung, Semarang, Cirebon, Jogja, Solo dan Surabaya! Saya sangat excited untuk project TTM ini, terima kasih gank TTM ku yang solid (ngaku – ngaku). Sukses untuk kita Ras, Res. Semoga project senang senang ini bisa menyebarkan kebahagiaan kepada semua peserta TTM! Yeahh!

ps : ada artikel cihuy tentang TTM juga dari jeung Raras disini , baca ye!