Tampilkan postingan dengan label thoughts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label thoughts. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Mei 2012
Selasa, 17 April 2012
Ninggi
Kalo sudah merasa hebat, seorang manusia cenderung
‘ninggi’
Dua kupingnya tidak akan cukup kuat untuk bertahan
mendengarkan
Bicaranya meracau dalam arti kata halus
Sesumbar apa yang saya juga sudah tau dia hebat akan
itu
Ketika saya dengan ‘seperti biasa’ menawarkan
memberikan tanpa pamrih kedua telinga saya untuk mendengarkan bagaimana
perasaannya hari ini, kisah cintanya yang itu itu, hingga ketertarikannya akan
sesuatu.
Saat itulah bibir saya seperti kelu menunggu giliran
Giliran untuk mengutarakan apa yang bisa terefleksi
dari ucapan
Salah kaprah sepertinya menjadi lumrah
Pada kasus saya, pancaran ketulusan rupanya belum
cukup menjadi magnet
Magnet untuk menghentikan segala pusat alam semesta
yang seolah-oleh berpindah pada dirinya
Sedetik kemudian ia berlalu dari hadapan, saat itulah
saya (biasanya) baru tersadar
Saya kembali dilihat sekilas saja
Tak cukup menarik dan sejajar dengan standar
Standar yang secara tidak sadar diciptakan untuk
kepuasan prestis
Tapi apa bisa dikata, tidak semua kebaikan itu dapat
terasa nyata
Seringkali kasat mata
Ketika ia merasa cukup tinggi kenapa harus bersanding
dengan yang relatif sedang
Kenapa kalau dia terlihat hebat, harus bersama yang
sepertinya biasa saja
Sejatinya bahagia itu cukup dirasa
Bahagia dan rasa menerima itu sudah cukup langka
Ketika yang dilihatnya kagi-lagi paras belaka
Hidup, kembali adalah pilihan
Pilihan dia untuk tidak memempatkan saya dalam pilihan
Pilihan saya untuk kemudian mendoakan dia mendapatkan
pendamping dengan ‘ketinggian’ yang setara
Semoga
Berpikir keras bagaimana agar tulisan ini tidak terlihat
sebagai salah sekian ‘penyesalan’ yang seharusnya sudah bisa saya prediksi.
Berhati – hati menjadi kata kunci sakti rupanya.
Walaupun terlambat untuk terlewatinya. Teringat ketiga
subyek yang saya alami entah kenapa selalu tipikal.
Tipikal untuk jatuh hati dalam tempo
sesingkat-singkatnya.
Tipikal untuk karakter yang mereka sajikan
menghempaskan saya larut di dalamnya.
Tipikal untuk kemudian saya sadari bahwa tidak ada
celah menuju kesana.
Tipikal untuk kemudian bangkit dan memulai dari awal.
Setelah kali ketiga ini tugas saya cukup berat.
Memerintah sebuah bentuk abstrak dari seorang sosok
manusia, perasaan.
Membuatnya tetap sadar, berjalan diatas garis lurus
dinamakan batas
Ketika batas itu menjadi sebuah penyelamat, kenapa
tidak dicoba
Nikmatnya terjerumus dalam keriaan semu merupakan
godaannya tak dapat saya hiraukan
Pikiran pendek berkedok ‘nikmati saja apa yang ada’
ini menjadi sebuah pemicu dilematis tiada ujung
Haruskah kali ini setelah tulisan ini dibuat, saya
kembali menjadi seorang naïve yang kemudian menutup telinga dan jeritan lirih
hati?
Seharusnya tidak,
sebaiknya tidak
Jumat, 17 Februari 2012
Learning is a process
Finally, I have to say finally.
Setelah sekian lama ‘ngecapruk’ di blog pribadi saya
ini, ada satu pelajaran berharga yang ingin saya share untuk para pembaca
(kayak ada aja :p haha)
Berawal dari dipostingnya link blog saya yang memuat
tulisan tentang IYCS kemarin. Saya sebenarnya sudah sedikit ber firasat (cie)
sebelum akhirnya saya turut me-mention akun @IDChangemakers pada link blog saya
tersebut. Cuma saya simple saja. Lebih tepatnya tidak pikir panjang. Saya
sekilas berpikir tulisan saya ini tidak akan di RT oleh akun @IDChangemakers,
jadi ya pasti relatif sedikit yang akan membacanya.
Tebakan saya benar. Standar saja traffic pembacanya,
seperti biasa. Tapi yang kemudian menjadi awal ‘kisah’ ini adalah ada seorang organizer
yang kemarin menjadi ‘atasan’ saya menulis sekitar 3 buah twit yang kata
seorang teman saya, Luthfi, bisa jadi ditujukan untuk postingan blog saya
tentang IYCS. Sontak saya terkejut dan deg-deg an. Perasaan takut tak
terelakkan muncul. Saya takut menyinggung, saya takut salah. Saya takut karena
saya tidak ingin ada kesalahpahaman. Setelah saya membaca twit #nomention
tersebut bukannya kesal, saya justru bingung. Intinya tidak mengerti apa yang
dipermasalahkan disana. Yang jelas kata ‘menjatuhkan’ cukup membuat saya
terdiam dan berpikir lama.
Mungkin yang belum membaca postingan saya, boleh baca
dulu biar kita satu frekuensi hehe. Saya akui setelah itu saya juga tidak dapat
menahan diri untuk mengekspresikan kebingungan saya lewat beberapa twit yang
kemudian menarik perhatian untuk beberapa teman follower. Mereka mulai
menanyakan dan memberi support. Ada juga yang mengingatkan bahwa menulis memang
perlu kehati-hatian. Intinya saya belajar banyak.
Dengan ini saya pribadi menyampaikan apresiasi
setinggi-tinggi nya kepada all organizers dan meminta maaf apabila ada
kesalahan. Apapun, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Kalau mau argue mungkin tidak ada habisnya.
Teman-teman yang sudah membaca pasti punya pandangan pribadi yang berbeda-beda.
Yang saya selalu tekankan adalah mohon kritik dan sarannya untuk tulisan saya
yang masih banyak sekali kekurangan & kesalahan disana-sini. Saya mengakui
saran dan maksud evaluasi yang saya
utarakan disana bahasanya kurang ‘luwes’ sehingga yang membacanya menjadi
kurang ‘legowo’. Padahal saya selalu no offense loh. Gimana saya mau punya niat
‘menjatuhkan’? wong saya terlibat di acara tersebut, merasa sangat terhormat
& berterima kasih untuk kesempatan yang diberikan. Namun apa yang saya
tulis adalah apa yang saya rasakan, fakta dan tidak mengada-ngada. Saya menulis
hal tersebut adalah karena saya peduli, saya mencintai acara tersebut makanya
saya memberi bahan evaluasi untuk kedepannya. Itu saja. Semoga dengan tulisan
ini, kesalahpahaman bisa dimaafkan dan turut menjadi evaluasi besar untuk saya
pribadi.
Menulis dibutuhkan keberanian, tapi blog pribadi
merupakan ruang kebebasan berekspresi selama yang ditulis merupakan fakta dan
dapat dipertanggungjawabkan. Saya berpedoman pada hal tersebut. Saya pikir,
saatnya pembaca juga cerdas dan tidak ‘menelan bulat-bulat’ tanpa konfirmasi
kepada si penulis apabila dirasa ada kejanggalan. Kedepannya saya sungguh akan
berusaha menjadi penulis yang lebih berhati-hati dalam pemilihan kata dan
penyampaian yang ‘luwes’ sehingga bisa diterima dengan baik oleh semua pembaca.
Oiya, satu pesan yang saya selalu ingat dan sangat
bermanfaat pada kejadian ini. ‘Over sensitive itu merugi’. Seperti kata Pandji,
‘sensi-an bikin capek. Orang Indonesia sering berantem Cuma karena terlalu
sensitif’
:D
Salam menulis!
Rabu, 11 Januari 2012
ketika tidak ada dalam pilihan
banyak yang bilang, termasuk saya, hidup adalah pilihan
banyak yang harus dipilih
seperti tidur dengan gaya apakah hari ini
kaos kaki warna apakah yang cocok dengan sepatu ini
ah alangkah memilih bisa sesimpel itu
bagi sebagian orang memilih bisa dibuat simpel
bisa memusingkan
seperti memilih calon pasangan
banyak kriteria tak tertulis didalamnya
tapi ketika keadaan dibalik
mau sepusing apapun memilih, ia masih punya kuasa
karena itu kata kerja
coba kalau diganti awalan di-
maka berganti menjadi objek penderita
boleh ditambah akhiran -an kalau bahkan ia tidak masuk dalam pilihan
alias penderitaan
haha
bercandaa :)
berbahagialah meskipun anda tidak masuk dalam pilihan
karena anda mungkin belum waktunya untuk dipilih
atau
anda sudah dipilih oleh orang lain
yang meskipun masih menjadi misteri
tapi dengan keyakinan kita mengawali hari
yakin akan jadi hari yang menyenangkan apabila saya menyapa setiap makhluk yang saya temui
yakin akan menjadi hari yang sempurna jika kita menatap schedule board dan tertera sederet kegiatan bermanfaat yang hari itu kita punya
seyakin akan ada seseorang yang juga memilih anda
hukum timbal balik
coba renungkan
ada kalanya seimbang itu menyenangkan
tak usah gelisah mencari partner berbagi tawa
maupun melayangkan tinjuan kesal namun sayang
yakinlah. saatnya pasti tiba
mungkin saat ini masanya saya merasakan getirnya tidak masuk dalam pilihan
tapi bumi berputar, gerobak berjalan maju, hari tak akan menunggu
jalani dan syukuri setiap detiknya
setiap posisi hidup
dan nikmati kegetirannya
lumat lalu telan kunyah pelan-pelan
tak seburuk itu kok
well at least you tried :)
banyak yang harus dipilih
seperti tidur dengan gaya apakah hari ini
kaos kaki warna apakah yang cocok dengan sepatu ini
ah alangkah memilih bisa sesimpel itu
bagi sebagian orang memilih bisa dibuat simpel
bisa memusingkan
seperti memilih calon pasangan
banyak kriteria tak tertulis didalamnya
tapi ketika keadaan dibalik
mau sepusing apapun memilih, ia masih punya kuasa
karena itu kata kerja
coba kalau diganti awalan di-
maka berganti menjadi objek penderita
boleh ditambah akhiran -an kalau bahkan ia tidak masuk dalam pilihan
alias penderitaan
haha
bercandaa :)
berbahagialah meskipun anda tidak masuk dalam pilihan
karena anda mungkin belum waktunya untuk dipilih
atau
anda sudah dipilih oleh orang lain
yang meskipun masih menjadi misteri
tapi dengan keyakinan kita mengawali hari
yakin akan jadi hari yang menyenangkan apabila saya menyapa setiap makhluk yang saya temui
yakin akan menjadi hari yang sempurna jika kita menatap schedule board dan tertera sederet kegiatan bermanfaat yang hari itu kita punya
seyakin akan ada seseorang yang juga memilih anda
hukum timbal balik
coba renungkan
ada kalanya seimbang itu menyenangkan
tak usah gelisah mencari partner berbagi tawa
maupun melayangkan tinjuan kesal namun sayang
yakinlah. saatnya pasti tiba
mungkin saat ini masanya saya merasakan getirnya tidak masuk dalam pilihan
tapi bumi berputar, gerobak berjalan maju, hari tak akan menunggu
jalani dan syukuri setiap detiknya
setiap posisi hidup
dan nikmati kegetirannya
lumat lalu telan kunyah pelan-pelan
tak seburuk itu kok
well at least you tried :)
go grab your happiness
karena setiap pilihan pasti ada alasan
noot noot
kebiasaan tidur malam
sudah belajar meninggalkan dan mengalahkan ego
berharap semoga tidak kecapean dan sakit
besok ketemu dokter gigi yang 7 bulan absen ku kencani
tanggal 11 januari tapi belum dengar 11 januarinya GIGI
fix sabtu meet up prepare Ngariung TEDxBandung
kangen dipeluk
senang mau ada marathon menulis lagi
setiap hari komunikasi tapi gatau wujudnya kayak apa
tapi senang :)
semoga masuk kuliah bisa cepat ngerjain skripsi
alhamdulillah Allah memang adil
semoga scrapbook menang
bangun pagi, ngaca, ada mata panda
masih terharu sekarang ada yang nanya "hows your day?"
ingin jambak rambut sendiri, tiap hari
masih nge stalk dia :|
masih nge stalk dia :|
bersyukur bisa aktif lintas jalur
adaptasi itu modal utama
you cant always get what you want
percaya setiap makhluk itu unik dan punya tempatnya masing-masing
selamat tidur, mimpi indah :)
Rabu, 04 Januari 2012
Bang-Bing-Bung!
buat yang kenal saya pasti langsung ketawa baca judul postingan ini
"ah elu mah bukan hemat pan, tapi pelit!"
haha, hemat versi saya bagi orang awam adalah pelit
tapi toh yang penting niat nya hey kawan
kalau niat hemat ya buat orang yang boros tetap saja terlihat pelit
well bukan definisi hemat yang akan saya bahas, udah pada gede kan? tauk dong hemat itu apa
yang kalian gatau pasti kenapa belum akhir bulan, kiriman nyokap udah abis
atau kenapa kok menjelang akhir bulan indomie menjadi sangat brutal dikonsumsi?
gara-gara uang sudah habis sebelum waktunya,dong ah!
nah yuk kita coba sedikit menata keuangan yang juga butuh perhatian ekstra
bukan pacar lo doang yang perlu diperhatiin! haha
ibarat mau buat skripsi, kita harus punya Grand Theory
nah kali ini kita juga harus punya Grand Strategy (iya,gue juga bingung hubungannya apaan)
yaitu pengeluaran harus (harusnya sih) lebih sedikit dari pemasukan
nyatanya buat anak muda akayak kita, dan hispter kayak sayah (teteup 2012)
pengeluaran normalnya lebih besar dari pemasukan
inilah stigma yang harus dipatahkan!
awal menerima pemasukan, pisahkan uang menjadi beberapa bagian
kalau saya, menjadi dua bagian
bagian untuk keperluan sehari-hari macam makan, keperluan kampus, dan semua yang memang harus dibelanjakan
ada juga bagian untuk.. ehm, jangan ketawa yah. untuk ditabung!
Menabung adalah kata yang terdengar mudah untuk dilakukan, namun nyatanya lebih sulit dari soal UAS anda
'kenapa sih kok susah,pan? gue bisa-bisa aja tuh nabung.'
well good then, soalnya yang sulit dari nabung adalah niat dan menahan godaannya, alias komitmennya
yess, bukan pacaran aje yang pake komitmen cuy
nabung juga
saya berani taruhan, kalian pasti punya uang untuk ditabung, tapi bergerak untuk menyisihkannya adalah problematika sejuta umat
yuk kita breakdowan kebutuhan well in this case, mahasiswa tuh apa aja (walaupun dalam contoh ini subjektif, soalnya gak semua mahasiswa kebutuhannya sama kan)
dan kemana larinya sejumlah uang yang semestinya ditabung.
kebutuhan mahasiswa :
-makan sehari 3 kali. wajib sarapan, makan siang dan makan malam
My strategy : makan tepat waktu! jadi badan udah terbiasa dan gak nuntut ngemil. sekali-sekali boleh laah :) perbanyak makan buah & siapin crackers buat sarapan
- fotokopi bahan kuliah
My strategy : kalau dikampus saya sih bisa pake akses gratis dari jurusan, tapi kalau harus fotokopi sendiri ya mau gimana lagi hehe
- jalan-jalan liat dunia luar kosan
My Strategy : jangan nge Mall terus, cari alternatif tempat hengot yang gak bikin anda jadi konsumtif. bisa piknik, ke museum, DVD marathon di rumah teman, siapa tau ditawarin makan sama nyokapnya. Lumayan hehe
- pacaran (buat yang punya pacar)
My Strategy : cari pacar yang pelit kayak saya, minimal buat ngingetin nabung dan gak ngerengek minta diajak nonton terus tiap minggu. coba (lagi-lagi) cari alternatif tempat pacaran yang sehat dan hemat. misalnya di mana-mana hatiku senang #eh kan namanya juga sama pacar, dimana aja jadi indah dong yah :p
yang anda butuhkan adalah KRAETIFITAS. inti dari hemat adalah kreatif
kreatif untuk memikirkan hari ini makan apa yang gak lebih dari 10 ribu, kreatif belanja di garage sale/gedebage biar tetap stylish sekaligus vintage chic gitu :P,kreatif nyari pacar yang support kegiatan menabung, kreatif nyari alternatif liburan kuliah, kreatif nyari 'proyekan' yang menghasilkan uang jajan
tapi kalau aku belum se kreatif itu gimana kakaaa?
jangan depresi, simpy kelola uang yang ada saja
setelah memisahkan uang tabungan, usahakan anda memiliki keyakinan teguh untuk tidak mengambil uang tersebut kecuali keadaan sangat genting dan terdesak.
ingat yah, sale di toko bukan keadaan terdesak
apalagi new gadget yang memanggil-manggil anda di etalase
kalau mau, ya nabung dulu, buat apa sih nabung?
nah pertanyaan itu dulu yang harus anda jawab
buat apa susah susah nabung kalau gak ada tujuan
hidup ini ada tujuannya, begitu pula nabung
tujuan itu merupakan motivator handal
kalau saya misalnya buat modal usaha atau mau beli hape baru atau mau belanja sekarung di gedebage. nah kayak gitu deh contohnya :)
udah punya tips, udah punya tujuan, tunggu apalagi?
apah? punya uang buat ditabung?
iya saya doain yah :)
selamat menabung!
salam bangbingbung, xoxo
My strategy : makan tepat waktu! jadi badan udah terbiasa dan gak nuntut ngemil. sekali-sekali boleh laah :) perbanyak makan buah & siapin crackers buat sarapan
- fotokopi bahan kuliah
My strategy : kalau dikampus saya sih bisa pake akses gratis dari jurusan, tapi kalau harus fotokopi sendiri ya mau gimana lagi hehe
- jalan-jalan liat dunia luar kosan
My Strategy : jangan nge Mall terus, cari alternatif tempat hengot yang gak bikin anda jadi konsumtif. bisa piknik, ke museum, DVD marathon di rumah teman, siapa tau ditawarin makan sama nyokapnya. Lumayan hehe
- pacaran (buat yang punya pacar)
My Strategy : cari pacar yang pelit kayak saya, minimal buat ngingetin nabung dan gak ngerengek minta diajak nonton terus tiap minggu. coba (lagi-lagi) cari alternatif tempat pacaran yang sehat dan hemat. misalnya di mana-mana hatiku senang #eh kan namanya juga sama pacar, dimana aja jadi indah dong yah :p
yang anda butuhkan adalah KRAETIFITAS. inti dari hemat adalah kreatif
kreatif untuk memikirkan hari ini makan apa yang gak lebih dari 10 ribu, kreatif belanja di garage sale/gedebage biar tetap stylish sekaligus vintage chic gitu :P,kreatif nyari pacar yang support kegiatan menabung, kreatif nyari alternatif liburan kuliah, kreatif nyari 'proyekan' yang menghasilkan uang jajan
tapi kalau aku belum se kreatif itu gimana kakaaa?
jangan depresi, simpy kelola uang yang ada saja
setelah memisahkan uang tabungan, usahakan anda memiliki keyakinan teguh untuk tidak mengambil uang tersebut kecuali keadaan sangat genting dan terdesak.
ingat yah, sale di toko bukan keadaan terdesak
apalagi new gadget yang memanggil-manggil anda di etalase
kalau mau, ya nabung dulu, buat apa sih nabung?
nah pertanyaan itu dulu yang harus anda jawab
buat apa susah susah nabung kalau gak ada tujuan
hidup ini ada tujuannya, begitu pula nabung
tujuan itu merupakan motivator handal
kalau saya misalnya buat modal usaha atau mau beli hape baru atau mau belanja sekarung di gedebage. nah kayak gitu deh contohnya :)
udah punya tips, udah punya tujuan, tunggu apalagi?
apah? punya uang buat ditabung?
iya saya doain yah :)
selamat menabung!
salam bangbingbung, xoxo
kalo rajin nabung bisa ada ini kelak di toiletmu
Selasa, 03 Januari 2012
Effortless Beauty
segimana sih ukuran cantik seseorang?
well. klisenya dan faktanya (fakta klise berarti :p ) semua perempuan itu cantik, tidak terkecuali.
tapi yeah as we all know, kadar cantiknya berbeda.
i mean berbeda ya.. banyak faktornya, banyak sudut pandangnya.
ambil contoh saya, dari sudut manapun, baik siku-siku maupun sudut lancip, ya segini weh..
haha :D
*trus kenapa sih pan?* kok tiba-tiba bahas kecantikan?
apa saya sedang merasa cantik? *disambitbakwan* *tangkep*
harusnya semua wanita merasa cantik doooong
kalo ganteng kan cowok namanyaaa, khikhik
maksud saya, wajar apabila kalian hey para kaum hawa merasa banyak kekurangan disana-sini terutama pada bentuk tubuh
kalimat macam "gue gendutan deh,sebel" atau "ih ini jerawat ngerusak mood!" dan kawan-kawan tak ayal terlontar setiap harinya, dan gak pandang bulu (bulu siapa tuuuh?)
mau yang cantiknya kayak personil SNSD juga tetep aja merasa 'kurang'
tapi dari beribu wanita diluar sana yang (pada dasarnya) sudah cantik, saya selalu kagum sama keberadaan segelintir perempuan yang ..ehm saya mulai yah klasifikasinya..
"yang jelas-jelas memiliki kecantikan yang unik tapi tidak merasa dirinya cantik"
nah gimana tuh? bingung gak?
gini deh, ada kan tipe wanita cantik yang (nyebelinnya) nyadar full kalo doi tuh cantik dan yah keliatan aja dari auranya dia membanggakan dan mungkin memanfaatkan kecantikannya in some way..
nah gak salah sih punya watak kayak gitu.
tapi balik lagi secara saya anaknya hipster yah *kekeuh*
malah bisa jatuh cinta (iya,gue suka cewe. kadang-kadang) sama keberadaan makhluk-makhluk 'effortless beauty' ini :)
kenapa saya bilang effortless? ya simply karena mereka tidak usah 'berusaha keras' untuk terlihat cantik
ngupil aja imut, kentut aja suaranya merdu
seperti itulah kehebatan mereka
(dimana gue gak masuk kategori ini)
malah menurut pengamatan saya, mereka yg masuk kategori 'effortless beauty' ini cenderung cuek, messy in a charming way dan merasa dirinya biasa saja, tidak ada yang istimewa.
kalau kata anak-anak mah 'merendah untuk meroket' gituu
kayak adek kelas SMA saya yang kuliah di Jerman, Gita
kayak penyiar GigsOnSky, semuanya :)
yah masih banyak lagi orang yang disekitar saya dan effortless beauty dan saya respek.
eh nyambung soal respek, tetep yah saya kan anaknya hipster, jadi banyak maunya..
selain perlu cantik, mau se beautiful beautiful ceribel, tetep kudu punya attitude!
minimal ya itu respek sama orang lain, punya sikap dan tau harus menempatkan diri.
beuuh tambah lovable deh orang-orang kayak gitu.
tapi tenang hey umat manusia.
kayaknya yang daritadi baca tapi gak merasa masuk golongan 'effortless beauty' dalem hati jerit, "trus yang kayak gue gimanaaa? muke begini harus diapaiiiin"
tenaaang saya juga jerit gitu soalnya :p haha
kita punya klasifikasi baru JENGJEEEENG
'lil effort beauty'
walaupun kita harus sedikit 'usaha' tapi insya Allah dengan izin yang maha kuasa, kecantikan kita bisa merangkak menuju puncak bersama *naon ih*
effort ala saya, bukan dengan beli make up terbaru atau suntik vitamin c ke dokter..
effort nya adalah :
banyak senyum (latihan depan kaca) kenapa harus banyak senyum? karena lo udah jelek, manyun hanya akan menambah tingkat ke-geleuh-an lo, sekian
banyak tegur sapa. minimal kalau gak cantik tapi temen lo banyak.
banyak wudhu. somehow saat sedang rajin-rajinnya shalat (bukan sekarang dong yah :| ) saya merasa air wudhu tuh air cuci muka paling mujarab, gimana muke lo gak kinclong, sehari cuci muka 5x cuy! coba renungkan.
banyak isitrahat & olahraga. tau princess 'sleeping beauty' kan? sering tuh di majalah bilang kalau cukup istirahat, muke kita bisa lebih fresh. nah olahraga juga gitu, kan keringetan tuh, seger kan? (ngaco)
okedeh setelah cukup ngalor ngidul 'sok cantik sana sini'
akhirnya saya menyimpulkan effortless beauty itu merupakan anugrah dari Allah
tapi yang gak kecipratan anugrah itupun jangan protes. masih banyak jalan, kawan..
paling engga usaha dikit lah yaa, hari giniiii mau yang instan?
hahaha
syip, have a good day fellas :D
keep calm and go to mirror say 'i'm beautiful' !
cheers!
Minggu, 01 Januari 2012
Anak Mudaa~
yoiih judul postingannya aja udah saik kan sob?
serasa masih muda gitu kaan. padahal saya sudah di angka 21 tahun nih.
sebetulnya bukan tipe yang inget-inget umur juga, soalnya..dan senangnya inget-inget yang asik-asik haha :p
yang pasti bukan mantang. lebih asik inget-inget kecengan
harusnya sih saya janjian sama Uda Guri Ridola buat nulis #cumanaksirunite
si Guri udah berhasil nulis, eh saya kesalip sana-sini malah gak jadi tulisannya :|
jadi anak muda tuh enak, bisa bebas naksir sana sini
kayak saya kan ya
gampang naksir, susah move on #lho
haha gak laah
maksud saya naksir itu salah satu fase paling menyenangkan dalam hidup
saat-saat dimana menjijikan itu dimaklumi
ketika kangen sok putar playlist yang mendukung suasana hati
gak ada hari tanpa mengintip TL si dia
mau tauuu aja
padahal dia belum tentu kayak gitu kan
tapi yang namanya naksir, mana inget hukum timbal balik
semua terlihat ikhlas dan legowo
ntra deh kalo udah jadian, yang lama-lama diungkit-ungkit
makanya enakan naksir kan?
kalo 'jatoh' trus 'sakit' paling diketawain sendiri :p
naksir yang pake 'cuma' itu punya dua sisi
sisi kebebasan dan sisi ketimpangan
bebas mau naksir yang mana aja, bebas mau diseriusin atau ngga
bebas mau stalking mengagumi si dia.. orang cuma naksir kok
tapi bisa juga timpang naksir tapi gak direspon
naksir tapi yang ditaksir naksir orang lain yang notabene gak balik naksir
kayak lingkaran setan (udah pernah ngalamin, emosi)
yah ujung-ujungnya gigit bantal. wong cuma (bisa) naksir!
gak bisa lebih :|
tuh kan ibarat yin dan yang, naksir aja seimbang
note to myself juga kalo nyari taksiran mesti yang seimbang
kalo beda prinsip repot
saya mau dia ogah kan susah nyamain persepsi nya tuh
haha :p
tapi tetep perasaan ada kupu-kupu di perut waktu naksir orang gak ada yang ngalahin
selama jatohnya gak mengganggu ketenangan orang yang ditaksir sih gapapa
tapi kalo belom apa-apa udah agresif pasti nanti di blacklist
*catet*
okedeh happy taksir menaksir!
inget waktu itu berlalu sangat cepat
jangan habiskan waktu anda dengan tidak menaksir seseorang, rugi!
kecengan saya nih
Langganan:
Postingan (Atom)






