Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Februari 2014

How about this?


We're going to a fruit store, i pick something for you and so did you?
We're going to a flower shop, i pick something for you and so did you?
We're going to a dvd store (movie room),  i pick something for you and so did you?
We're going to a cake / ice cream store,  i pick something for you and so did you?
We're going to book store, i pick something for you and so did you?
We're going to Museum, i pick something for you to read out lout and so did you?  
We're going to a nice quite park, i wrote a small nice poet for you and so did you?
We're going to a second hand-market, i pick something for you and so did you?
We're going to zoo, i draw something for you and so did you?
We're going to post office, i write quick love letter and simply send it for you and so did you?
We're going to buy a frame photo, i put our favourite photo for you and so did you?
We're going to just sit, sipping tea, i pick something for you to listen and so did you?

Well, that's a dare, dear..

Missing you much, so don't you missed me too? xoxo

Selasa, 11 September 2012

Time will heal

Awalnya blogwalking lihat apa yang terjadi di dunia blog teman teman yang saya follow. Lalu menjelajah ke beberapa blog langganan, sampailah kepada blog Gita, adik kelas SMA saya yang sedang studi di jerman. 

Pandangan saya tertuju pada sebait quote di awal postingan.

"Memories are what warm you up from the inside. But they're also what tear you apart."
- Haruki Murakami
Ada beberapa hal yang membuat saya berhenti dan berpikir dalam diam (iyalah namanya juga mikir).

Itu quotes tentang memori. Kenangan, apapun yang bisa membuat kamu kembali ke suatu ketika, suatu reka adegan, suatu rasa yang masih lekat, suatu yang harus bisa diikhlaskan.

Masing masing individu menatap tidak akan pernah sama pada arti memori. Seperti apa yang Harumi Murakami bilang, (kenapa harus Haruki? Shit! Dia terlalu berpengaruh dalam memori ini) "menghangatkan dari dalam, sekaligus memecah menjadikan berkeping keping". deym. 

Postingan serupa ini sudah tak terhitung sejak setahun lalu. Silih berganti dan akan terus terjadi. Semua ada cerita tersendiri, dan semua menjadi memori. Memori kali ini cukup menjadi salah satunya yang unik. Tak terduga dan masih butuh waktu untuk kembali reda.


Apa yang kita perjuangkan, belum tentu menjadi yang patut diperjuangkan bagi orang lain
Apa yang kita kira dan menjadi alasan, belum tentu menjadi muara dari segala praduga
Apa yang bisa kita ikhlaskan, belum tentu bisa kita hentikan untuk selalu ada dalam pengharapan.

Yang kita bisa hanya menyiapkan sedikit lagi ruang dalam memori,
sedikit lagi pengalihan dalam kegiatan
sedikit lagi waktu

Semoga memori ini tak hanya semu untuk kamu.
Salam peduli, karna memang tak ada sayang ujarmu .

Jumat, 07 September 2012

HAPPY EID MUBARAK – HAPPY PLAY

Jumat lalu tanggal 31 Agustus, saya dan Finna kembali bergegas menuju RS Hasan Sadikin untuk bertemu adik adik pasien Poli Anak dan teman – teman volunteer Happy Play tentunya. Berangkat dari Cicadas ditambah bangun kesiangan mengakibatkan kami datang agak terlambat. Jam 10 kami tiba di area bermain. Kegiatan sudah dimulai pada pukul 9 pagi. Dari kejauhan terlihat banner biru dengan panda yang bertuliskan “Ayo main disini”. 

Halal bi halal dadakan, saling bermaafan dengan teman – teman volunteer pun menjadi pembuka. Sudah ada Anchi, Vitri, Omme, Nisa dan Enggar. Berhubung masih dalam suasana lebaran, jadi dress code hari itu adalah baju warna hijau dan bawa kue lebaran! Wah main bordgame nya gak bakal kelaparan nih, banyak kue kue menggoda untuk dicoba. Saya bawa berbagai kue kering yang dimasukkan ke kotak makan warna pink, centil ya! Hehe. 

Adik adik yang hadir ikut bermain jumat itu ada Alif si adik kecil yang saking akrabnya sampai kasih panggilan ‘sayang’ buat kakak kakak, Giska yang mewarnai gambar princess nya bagus banget, Rian yang ‘ketagihan’ main game baru kita Papiko (Panda Pilih Kostum) dan adik adik lainnya yang ikut bermain bersama. 

Game Papiko dan Kucing Sumput yang masih gress alias baru mendapat sambutan meriah dari adik adik loh. Begitu diajak main, mereka pasti minta main lagi dan lagi sampai kakak kakak nya senyam senyum sendiri. Di Happy Play, sambil bermain biasanya kita ngobrol dan bercanda. Suasananya udah kayak main di rumah sendiri, gak kaya suasana di RS yang bikin bête atau ‘spooky’ hehe. Saya suka iseng melambaikan tangan ke adik adik yang suka intip malu malu dari kejauhan. Pingin rasanya mendatangi mereka satu per satu untuk ajak langsung seret (ekstrim) untuk diajak main ke area playground. Karena biasanya adik adik masih malu – malu. Banyak yang didampingi ibu atau kakak mereka waktu datang ke playground, tapi gak masalah. Ibu atau kakak juga jadi semangat melihat adik adik bisa aktif bermain dan berinteraksi dengan teman – teman pasien seusia mereka.

Kalau udah sedikit cape biasanya adik adik akan diajak ‘istirahat’ dengan mewarnai dan ngobrol ngobrol ringan. Ada satu yang saya rindukan di Happy Play kemarin, pentas sandiwara boneka tangan! Hehe mungkin Happy Play selanjutnya bisa ditampilkan ya. Terima kasih atas jumat yang selalu seru, Happy Play!


Jumat, 27 Juli 2012

kampret kala senja






ceritanya gank LO Lightchestra mau reunite gitu kan sambil nonton manusia kampret
berhimpunlah saya, Finna, Danti, Joe, Almer dan Riszky di sebuah pusat keriaan alias mol
yang kemudian kami bersumpah gak akan nonton disana lagi 
(kalo gak kepaksa dunia akhirat)
terhenyak saat tiba diloket ternyata HTM naik ceban sodara-sodara
untung si manusia kampret itu lumayan bagusnya
kalo nggak saya mau ngacak ngacak booth popcorn tuh
lalu beresnya kita buka puasa bareng seraya saya paksa Almer untuk gelar lapak zine 
hasil buruan pas Bandung Zine Fest kemarin.

Pesan : berhati - hatilah dan cermat dalam menentukan jalan jalan sekoy anda
Kesan : susye ye begaul ama anak kekinian macam teman teman saya ini, ada aja ngaco nya! tapi seru! sayah berasa poreper young and wild and free! (tjakep)

Kamis, 26 Juli 2012

two strikes!


ini kartupos dari Teh Dea @salamatahari
tempo itu aku pernah mengirim kartu aku gambar sendiri
gambar bunga matahari :) selalu bersinar dan hangat ceria
dan tibalah saat yang dinanti, teh dea membalas kartuku
kali ini gak mau kalah dibalas dengan kartu gambar bunga juga
lucunya menurut teh dea bunga ini ditemukannya saat di bis ketika berada di jakarta
lucunya lagi di jendela bis
huaa aku langsung bertanya tanya bunga apa yanga da di jendela bis yaa? hehe
tulisan tangan teh dea juga lucu sekali ternyata
tulisan sambung :D
nah dengan kartupos serasa lebih kenal lebih dekat
bahkan tulisan tangan saja bisa merepresentasikan seseorang
happy happy!


kalau kartu yang ini awalnya @Annisaastri bertanya di twitter 
apa ada yang mau dia kirimi kartu?
aku semangat menjawab mau!
terlebih selidik punya selidik Annisa suka mobil VW juga 
waah jarang ya aku menemukan ciwi ciwi yang doyan VW 
seperti aku sedari kecil karena mobil si papah hampir selalu VW hehe
sampailah kartu bertuliskan Nobody's Perfect ini :)
waw, gambarnya lucu pesannya pun 'dapet' banget hihi
jadi gak sabar mau membalas kartu dari Annisa!

Rabu, 18 Juli 2012

15x15x15

Jadi ukuran sebatas 15x15x15 akan menjadi benang merah dalam pameran ini? Gumamku dalam hati. Deretan nama seniman yang tercantum dalam spanduk di muka Galeri Soemardja ITB membuat hatiku bersorak kegirangan. Banyak sekali, konon karya yang akan dipamerkan berjumlah 60 buah. Menunggu sejak pukul setengah tujuh malam rupanya tak jadi soal buatku yang memang datang terlalu awal.




Setelah dibuka dengan penampilan akustik dan sambutan ketua panitia serta kurator, pukul 8 pengunjung dipersilahkan masuk. Ini bukan kali pertamaku memasuki galeri soemardja tapi aku selalu bersemangat. Mengetahui tata pameran yang memanjakan mata, berbaur dengan para seniman pembuat karya dalam pameran dan pengunjung lainnya (masih mayoritas mahasiswa FSRD ITB). 







Ragamnya media dan teknik yang digunakan oleh para seniman membuat tak henti hentinya aku mengomentari dan menjepretkan kameraku kearah karya. Perputaran mengelilingi galeri yang sejatinya tak begitu luas itu seperti menghentikan waktu sesaat.
Tak terasa disela perbincangan hangat dengan beberapa kawan yang dijumpai menyadarkanku akan malam yang tiba tiba sudah larut. Pukul 9 malam aku berpamitan dan berjalan meninggalkan pameran 15x15x15.





Disinilah seharusnya teman temanku bertandang, mengapresisasi karya dan memantikkan semangat untuk membuat langkah kecil perubahan. Selain menikmati waktu untuk bersosialisasi tentunya. Salam hangat.

One fine (art) date

Galeri nasional! Putih besar dan unik bangunannya. Khas bangunan bersejarah masa lampau yang masih terjaga keasliannya. Pameran dengan title Karya Sang Juara memang benar benar merefleksikan karya yang layak diapresiasi tinggi disamping karena para artist telah berhasil menjadi juara di penghargaan seni ternama.









Ruangan luas berjejalan dengan karya seni mengundang decak kagum bahkan umpatan kekaguman membuat siang di sabtu itu terasa sejuk. Langkah mengikuti arah panah menuju satu karya ke karya lainnya yang terbagi dalam beberapa sekat ruang. Tiap nama dan judul karya yang kubaca berusaha kuingat dan kusimpan dalam dalam dalam arsip pikiranku. Seperti mendapat sekotak harta karun, aku berseri seri mengajak semua teman untuk mengabadikan cerita dalam foto bersanding dengan karya karya mengagumkan itu.





Kencan ideal siang itu bersama orang orang tersayang sungguh membuat hatiku penuh dan napasku tertahan. Bersyukur masih bisa menikmati puluhan benda indah yang selalu bisa mengispirasiku untuk membuat karya, paling tidak untuk diriku sendiri.

Terima kasih Putri, Bene, dan Pepe yang sudah menemaniku dan Finna ke galeri nasional! Jangan kapok yah :D 

Salam sayang