Rabu, 12 Januari 2011

12 hal di hari ke 12 di tahun 2011

1. bangun jam 08.57 untuk kirim sms 'selamat pagi' ke pacar saya
2. nonton gosip, sampah tapi asik. haha
3. nyapu rumah
4. ikut si mamah ke rumah tante yang baru pindah ke bandung
5. main badminton & boncengan motor sama sepupu
6. tangan pegel gara2 maen badminton dadakan
7. ngobrol2 sama pina pas sampe rumah
8. niat nulis blog tapi blm dapet ide dahsyat 2011
9. kelewat nonton SM*SH di tv gara2 si papah gamau ngalah -_-
10. nunggu pacar pulang kerja jam 11 malam
11. memutuskan untuk menulis post ini
12. berdoa semoga hari esok lebih berwarna

amen

Selasa, 11 Januari 2011

10 things


1. suka banget sama reggae. i wonder he would named his child 'Marley', rather I choose 'Nesta' instead.
2. smokin all the way, dan i'm kinda miss his smokes smells :(
3. sabar ba to the nget. pernah kadang lepas kontrol pas emosi (seringnya gara-gara saya sih,hehe) tapi cepet banget calm down dan langsung minta maaf
4. jago masak!! best trainee always, so proud of him.
5. santai, ga panikan. bikin tenang saya yang emang lebay dan panikan, heuu
6. not good in arrange financial things. huuh payaah -_-
7. show his romance, lately.. and i loove it! thanks ngok :)
8. suka kesel kalau saya gak percaya kalau dia kangen sama saya. bingung? hehe
9. setia! kepeleset dikit mah gapapa yah ngok? hihi
10. best boyfie in the world!! all-one-package inside his personality. he's my friends, tutor, brother, and lover.

8 Hours



oke ceritanya weekend kmrn kan saya dapet kesempatan Daily Worker casual at Sushi Tei Bandung di outlet Flamboyan Building. kesan pertama waah asik nih dapet kenalan baru, pengalaman baru dan pastinya knowledge baru.
biasa deh pertama orientasi section dan job desk yang dipandu sama captain in charge waktu itu, Teh Shanty. trus kerjaan awal yaa yang cupu cupu gitu, secara ga boleh deliver food ke guest (blm punya knowledge menu) dan ga boleh taking order. okay jadi sebatas refill ocha, nge check cuttleries dkk lah bantu bantu sebisanya aja.
anyway kan gue kerja 3 hari disana, hari pertama sampe istirahat ya lumayan sepi jadi masih agak nyantai. paling bantuin polish & cuci cuttleries (padahal dirumah juga jarang nyuci piring, hehe). nah abis break sore saya dipercaya bantu jadi greeter. cincai lah yaa di kampus ginian mah makanan sehari -hari. di brief sekilas, saya udah lumayan bisa ngikutin staff yang lain.
makin malem makin reme, dan justru disitu yang saya suka! kesempatan maksimal ketemu guest berbagai macam. daan alhamdulillah lancar :)
staffnya sih baik, apalagi chef dan staff yang cowo cowo. dimana mana cowo emang lebih welcome yaa. staff cewe nya sih sempet agak ngacangin di awal, apalagi saya juga bukan tipe yang SKSD kalo di tempat baru. maen aman aja. eh ternyata lambat laun mereka asik juga kok, baik dan mostly nyunda! hehe. jadi yaa lucu aja denger mereka heboh cerita & becanda peke bhs.sunda :)
hari kedua secara resmi saya memang ditempatkan jadi greeter. secara saya dapat shift middle, jadi kerja dari jam 12 sampai jam 9 malem. pegelnya sih jangan ditanya, tapi pengalamannya bikin saya jadi gak terlalu ngerasain kaki yang nyut-nyutan. hehe
apalagi pas captain Winnie ngasih basic knowledge tentang sebagian menu yang ada di section bar (yang di rel ituloh yang muter muter. duh kamsuy deh gue hehe)
saya jadi tau sekitar 20 menu yang cukup terkenal (buat penikmat sushi)
sebenernya sih tuh menu emang udah ga asing di telinga, secara gaul bertaun taun sama anak kitchen di kampus, dan pacar saya juga anak kitchen, jadi ya gak buta-buta amat.
tapi tetep aja awalnya berasa asing, apalagi sebelumnya ga pernah makan disana. secara awalnya saya ga suka makanan jepang.. nah disini mau gak mau mesti paham deh, gak harus suka.
eh si Isai (tmn DW & pacarnya Pina) kemudian tak kuasa menahan ngiler pengen nyobain satu menu disana. dia denagn caur nya take away sebuah menu (lupa namanya tapi harganya separuh gaji kita. huhu)) dan saya pun mencobanya..
ternyata enak banget looh :) hihi jadi malu selama ini apatis sama makanan jepang. oia satu hal lagi, walaupun makanan disana mahal mahal (makanya saya ga pernah makan disana) tapi worth it sama kualitas nya. dan mostly guest disana menghabiskan uang dari range 300ribu - 800ribuan. tentu saja bayarnya pakai kartu!
ngomong ngomong soal kartu kredit saya juga ada pengalaman gak enak sama guest gara gara kartu! ceritanya singkat aja deh, males ngingetnya lagi, huhu.
intinya terjadi missed communication antara saya dan guest yang menyebabkan dia complain ke supervisor dan saya jadi gak enak hati bangeet sama supervisornya, Bu Siska. karna Bu Siska baik banget dan saya berasa bodoh gara gar melakukan kesalahan yang gak perlu. rasanya penegen banget menghilang saat itu juga. sukses deh bikin saya manyun seharian dan jadi gak semangat.
untungnya setelah itu break dan saya ikut staff cewe buat jajan keluar. lumayan bikin lupa. eh gataunya Bu Siska dateng buat gabung dan saya mati kutu. sumpah salting abis. huhu. tapi ternyata Bu Siska gak jutekin saya, dan bersikap normal. fiuhh agak lega tapi tetep rasa bersalahnya gak ilang-ilang.
nah dengan kejadian itu saya dapet pelajaran penting banget buat lebih hati - hati sama guest, gak ceroboh dan kuatin mental buat ngadepin hal -hal tidak diinginkan kayak gitu.
basic things sih buat standar kerja, yaa berhubung saya belum job training, mudah mudahan saya bisa lebih siap nantinya. amien :)

(you are my) dream catcher



A native tradition of hoops and twigs woven with a web. Its believed that it traps nightmares in the web until they perish in the first light of day and the good dreams floating in the nights air pass through the web and flow down the dangling feathers to the sleeper below

anyhoo gue emang dari dulu udah jatuh cinta pada pandangan pertama sama benda unik yang gue liat di salah satu toko craft (lupa dimana) eh trus tau bahwa benda itu bernama DREAM CATCHER. lucu yah? secara harfiah kan artinya penamgkap mimpi. tapi gue yakin pasti ada filosofi dibalik bentuk & namanya yang unik. hasil hipotesis awal gue sih ini benda asalnya dari suku indian, trus berhubungan sama kepercayaan, culture tentang filosofi hidup jaman itu. well setelah berusaha nyari sumber yang enak dibaca (dari wikipedia kelamaan ngartiin b.inggrisnya cuy) maka inilah hasilnya:

Pada jaman dahulu kala ketika dunia masih muda, seorang pemimpin tua dari suku bangsa Indian Lakota yang bernama Iktomi menetap di puncak gunung yang tinggi. Di gunung tersebut ia mendapatkan visi bahwa ada seorang penipu besar muncul dalam bentuk seekor laba-laba. Iktomi berbicara dalam bahasa roh yang hanya bisa dimengerti oleh para petua suku. Selagi Iktomi berbicara, ia mengambil sebuah benda yang berbentuk lingkaran yang sudah tua dan digantunginya dengan rambut kuda, manik-manik serta lain-lain aneka persembahan. Dia mulai membuat jaringan laba-laba…

Dia berbicara tentang siklus hidup dan bagaimana manusia memulai kehidupannya sebagai bayi yang kemudian tumbuh ke masa kanak-kanak dan dewasa. Akhirnya manusia akan memasuki usia tua dimana mereka harus dirawat sebagai bayi lagi. Dengan demikian manusia telah menyelesaikan satu siklus kehidupan..

Iktomi melanjutkan bicaranya sambil terus memutar-mutar jaringan laba-laba yang dibuatnya, Diceritakannya bahwa didalam setiap kehidupan ada banyak kekuatan yang baik dan ada juga kekuatan yang buruk. Jika manusia mendengarkan petunjuk dari kekuatan yang baik, mereka akan berjalan pada arah yang benar. Tapi jika mereka menuruti petunjuk dari kekuatan yang buruk, mereka akan menjalani kehidupan yang salah.

Dia melanjutkan, “Ada banyak kekuatan dan petunjuk yang berbeda yang dapat membantu ataupun yang dapat mengganggu keselarasan alam dan Roh Agung serta semua ajaran-ajaran yang baik.” Sambil terus berbicara dia melanjutkan tenunan jaringan laba-laba yang dibuatnya, mulai dari sisi luar terus ke pusat lingkaran. Ketika telah selesai kerjanya Iktomi memberikan hasilnya kepada seorang Lakota tua dan berkata: “Lihat, jaringan laba-laba adalah sebuah lingkaran yang sempurna, tetapi ada lubang di tengah-tengahnya.” Para petua suku bangsa Lakota meneruskan visi ini kepada bangsanya. Sekarang mereka menggunakan alat menjaring mimpi ini (dreamcatchers) didalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari Secara tradisional alat menjaring mimpi ini digantungkan di atas tempat tidur mereka atau di rumah mereka untuk menjaring mimpi. Mimpi yang baik akan tertangkap kedalam jaringan dan akan membawa berkah dalam kehidupan mereka . Tapi mimpi yang buruk akan pergi dan berlalu melalui lubang ditengahnya dan tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Catatan: Sebaliknya ada beberapa suku bangsa Native American Indian yang percaya bahwa mimpi yang buruk akan terjebak kedalam jaringan dan hangus dengan terbitnya matahari di pagi hari sedangkan mimpi yang baik akan melewati lubang ditengahnya untuk sampai kepada individu yang bersangkutan. Kedua versi kepercayaan ini dapat diterima.)

naah cool kan ternyata? pantes gue pengan banget punya, hihi supaya mimpi mimpi bagus gue ketangkep trus jadi kenyataan :P
gak ding emang pingin aja, tapi belum kesampean huhu semoga deh ada yang baca dan berbaik hati memberikannya kepadaku :)

pesan moral : gantungkanlah cita-citamu setinggi langit .. langit rumah supaya masih bisa ditangkap si dream catcher dan jadi kenyataan, hehe. gak laah maksud saya bermimpilah yang hebat diiringi dengan keinginan kuat untuk mewujudkannya. kayak kata Eleanor Roosevelt ; The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams

rite,guys? peace out!

Senin, 10 Januari 2011

Stylish Gak Harus Konsumtif

Bukan pemandangan aneh lagi kalau kita jalan-jalan ke mall lihat segerombolan remaja cewek dengan style yang mirip sama majalah – majalah fashion mutakhir abad ini. Lately, fashion di Indonesia sudah mulai berkembang, berani buat eksperimen, eventhough menurut aku masih berkiblat barat banget. Baru merasa pede kalau sudah pake tas dan sepatu brand luar negri atau pake baju dari butik paling hip yang ada di majalah kesayangan. Semua itu gak salah. Brand bagus juga setimpal sama kualitas dan modelnya yang cenderung long lasting.

Tapi kalau kita cek blog beberapa fashion blogger yang ada di Indonesia, gak semua item fashion mereka harus branded kok. Malah berasa dapat treasure hunt kalau sampai nemuin barang keren dengan harga murah. Aku sih nyebutnya Best Buy, hehe. Anyway, aku juga hobi banget loh berburu barang keren dengan ‘sedikit’ perjuangan tawar menawar, naik angkutan umum menuju flea market favorite. Prihatin juga liat generasi muda udah mulai konsumtif dengan pilih – pilih branded kalau belanja, padahal slogan DIY emang gak ada matinya. Ngasah kreativitas sekaligus customized your own style.

So tips biar gak jadi generasi yang konsumtif adalah dengan lebih selektif saat belanja, tidak selalu mengutamakan brand, dan maksimalkan mix and match apalagi ditambah dengan kreativitas tinggi with making DIY stuff. Jangan lupa buat seru seruan kumpulin beberapa teman kamu buat gabungin koleksi fashion item dan saling mix and match sehingga menghasilkan banyak gaya baru yang asik buat dicoba. Worth to try kan?

“ in order to be irreplaceable one must always be different “ Coco Chanel

5 STEPS TO MAKE GOOD GRADES

1.Avoid skip class. Yang namanya udah ketinggalan pelajaran pasti bikin malas ngejarnya. Apalagi buat yang lebih ‘masuk’ kalau materi disampaikan langsung sama pengajar.

2.Full concentrate. Termasuk cuekin kalau ada teman yang ngajak ngobrol, mikirin pacar gara – gara lagi berantem and any other things yang bikin materi gak sepenuhnya ‘terserap’ sama otak kamu.

3.Always motivate yourself. Anggap semua teman dikelas adalah ‘rival berat’ kamu. Jangan cepat puas dan anggap enteng pelajaran.

4.Try to achieve something. Including scholarship. Bisa dari sekolah, kampus atau intitusi lain. Dijamin bikin bangga diri sendiri, apalagi keluarga. Cool!

5.Always down to earth. Ini yang paling susah. Because smart people knows how to act smart too! Amit – amit deh sampai di cap sombong kalau ga mau bagi ilmu nantinya.

Senin, 02 Agustus 2010

people got poisoned!

gawat. 911. orang orang pada keracunan. gara gara duo Sinta & Jojo,sekarang acara nonton tipi gue tiap hari dihiasi wajah mereka. semua setuju kalo Sinta emang lebih oke, Jojo? ya so so lah. tapi yang paling bikin gue miris yaitu betapa berbedanya mereka pas liat asli. maksudnya bukan yang di video tea. di video kayanya mungkin buat cowo cowo mah gemesin gimanaa gitcu. haha. buat gue pribadi sih awal liat "um,lumayan lah.menang tampang plus lagu catchy" eh giliran mereka mulai diwawancara inpotemen lokal, gue kuciwa sodara sodara. nyunda abis. mending nyunda intelek, ini mah ngomong represent diri sendiri aja masih blah bloh. yaah mending kuliah dulu aja deh, biar kalo jawab pertanyaan intelek dikit. haha agak sarkas tapi emang bener. dan gue malah jadi nunggu nunggu tiap mereka nongol di tipi. bartambah cerdas kah mereka seiring dengan kepopuleran yang didapat? sampe sekarang sih belom, haha.
oia, yang bikin gue pribadi agak males sama tuh lagu sih gara gara liriknya yang gak sopan dan mendidik. iyalah mana ada lagu dangdut koplo liriknya mendidik? dodol. cuma prihatin aja sama bocah bocah yang jangan jangan lebih apal lagu keong racun daripada bintang kecil.. gaswat kan? gue aja ngeri bayanginnya. belum kalo mereka ada yang kritis trus nanya arti lirik lirik nakal di lagu itu..
wah memang berat hidup di Indonesia. ntar kalo punya anak, gak akan gue biarin mereka nonton tv lokal kecuali acara anak anak yang mendidik.
gue pribadi aja selama liburan cuma nonton gosip (okelah biar uptodate),berita, bolang, si unyil, trus acara bocah lainnya kaya koki cilik, dunia binatang, ayo menyanyi maupun gambar bersama pak raden.
malah dengan nyoba nyoba nonton acara bocah kaya gitu, gue dapet banayk info yang oke banget dan sayang kalo anak anak jaman sekarang gak nonton. jangan jangan mereka malah asik ke mol, atau main BB. iya loh gue aja ngerasa takjub banget liat bocah kutil paling masih SD, eh udah asik bb-an. entah twitter an ato bbm-an deh. ngelus ngelus dada aja liatnya.
oke balik ke si duo keong. bokap paling nyeletuk "ih ngapain sih dari pagi sampe malem masih tuh keong aja dibahas, ga ada yang laen apa?"
giliran nyokap. "ih lama lama geleuh ya?" haha
kalo gue mah setuju banget sama celetukan host insert, Marissa.
"okay, jadi mereka ini artis apa? kalo Bieber dll kan emang ada bakat. dan jadinya Singer. kalo mereka apa? Lypsinger? Semua juga bisa doong??"
dan yang gue tangkep sih temen2 cowo di twitter pada komen "kenapa sih cewe2 pada ga suka sama Sinta Jojo?"
ada yang bilang cewe2 pada iri lah sama kreatifitas dan keberuntungan mereka. well gue juga setuju, tapi balik lagi ke watak orang Indonesia yang masih awam banget liat fenomena kayak gini. sampe booming banget gak jelas dan menuurut gue agak gak worth it aja. mana ada anak anak berprestasi,menang olimpiade,atau pentas budaya di luar negri diekspos sampe segininya? nah sayang banget kan?
oke intinya mudah mudahan segala bentuk kreatifitas anak bangsa bisa diapresiasi lebih sama bangsa dan masyarakat. buat Sinta&Jojo? hum gue percaya segala sesuatu yang datengnya instant juga gak akan long lasting,kok.. jadi yaa biarin aja mereka ngerasain jadi artis selama publik masih penasaran sama mereka. abis itu? yaa paling mereka balik kuliah lagi.. haha
well. peace out!

Selasa, 27 Juli 2010

chillin' at PISETTA ICE CREAM

setelah pergolakan batin gue yang kelewat pelit, plus rengekan bocah bocah yang udah ngidam makan es krim (pina dan tance) akhirnya SAYA MENYERAH SODARA SODARAAA
sip setelah janjian ketemuan di Riau Junction akhirnya gue, Pina, Tance dan Ebong (pacar pina) meluncur ke Pisetta. jalan Bahureksa kalo gak salah. pokonya dari Riau Junction tinggal luruuus aja ngelewatin UNKL,dkk. nyampe deh kita, Yeay!
First impression sih tempatnya lumayan homy. Sejuk, trus dominasi warna Ungu & Putih,pokonya cocok buat membunuh waktu di sore hari bersama orang terkasih *oke lebay. ada hot spot juga looh jadi don't forget to bring your notebook and browse sambil cemal cemil eskrim dengan varian yang menggelitik jiwa. enak semua dari namanya. trus scoop nya bener bener bulet let jadi gak rugi deh. ya sebanding ama harganya. satu scoop 11 ribu cyiin, hehe. Giliran mau order; Bingung,cuy. ternyata lumayan banyak pilihannya. gak cuma eskrim. ada pancake, crepes, main course kayak nasi gitu, trus minuman beraneka ragam. semua enak deh pokoknya. gue mah langsung memicingkan mata, meneliti satu persatu daftar harganya! itu yang penting! haha tetep pelit yaa guee? maap teman teman..
akhirnya kita sepakat order eskrim double scoop rasa mint chip & banana cherry
trus waffle volcano (gaya yee), dan black&white poffertjies (yah itudeh maksudnya)
dag dig dug serr akhirnya orderan kita tibaa!! yang pertama dateng adalah si Double Scoop, disusul waffle volcano trus terakhir black&white poffertjies.
review :
1. Double Scoop : mint chip nya kayak obat batuk rasa mint dikasih coklat chip, hehe. tapi enak kok kalo emang suka rasa mint. banana cherry nya baru enyaaak! manis asem dikit tapi seger plus ada potongan cherrynya, nyumm!
2. waffle volcano : jadi potongan waffle disusun bentuk kerucut menyerupai gunung *ceilahh trus didalemnya nyumput eskrim rasa blekberi (kita yg milih) enaak juga. waffle nya crispy tapi lembut. coklat cair yang menjadi lava nya pun enak, apalagi eskrim blekberi nya aceem enyaak!! haha tapi sayangnya gak se besar yang gue kira. wah ketipu banner promonya yang se gede gaban nih, haha..
3. black&white poffertjies : sekilas kayak poffertjies biasa bulat bulat menggemaskan. bedanya ini diselimuti full coklat dan dikasih gula halus diatasnya. makanya namanya jadi black & white. pas digigit, nyumm enyaak bangeet! lembut, anget, manisnya pas wah kudu dicoba deh.. sayang se porsi cuma 5 biji, kuraang. hehe
okee setelah kenyang, foto foto dan bayar (total 68 ribu. satu menu yang kita order berkisar 20 ribuan) kita cabs ke Jl.Progo buat nonton Mocca di Re-Opening nya Gee Eight.. ikutan sing along dan si Pina dapet baju Gee Eight gretongan gara gara bantuin tukang sulap! lumayan, gue ama pina kan paling suka yang gretongan, hehe.
Hari pun ditutup dengan riang gembira dan duit yang menipis, haha.
semoga besok-besok bisa dateng ke gigs band band yang lain.. Cheers!

Belum Jodoh

Huft (biar labil) gemyesh deyh ekyee. Masa hari ini gagal lagi ngambil bronje. Bagi anda yang dalem ati nanya (apaan tuh?) okay, bronje alias brown jacket adalah salah satu atribut saragam di kampus gue yang wujudnya sih blazer sama kaya jas almamater kampus gue yang berwarna ijo lumut, tapi si mr.bronje ini (sesuai namanya) berwarna BROWN alias COKLAT dan dipakai ketika sang mahasiswa beranjak ke semester 5. Idealnya bagi anak jurusan hotel sih dipake pas mereka pulang job training dan menyandang gelar “manager”
Nah secara program studi gue job training nya masih ntar semester 7, jadi ya terpaksa pake bronje sekarang, masuk semester 5. Bagi sebagian orang yang ga ngerti prestige tuh bronje, pasti dengan jumawa nya langsung dipake kemana-mana. Seperti temen teman dari jurusan lain yang D4. I won’t mention it. Ga penting. Sedangkan bagi gue yang bertahun-tahun bergelut dengan teman-teman dari jurusan hotel, ngerasa gak gitu dapet maknanya pake bronje padahal belum job training. Jadi,gue mah selow aje. Gak usah kampring. Pake pas ntar kuliah. Aman. Titik.
Sip, kembali pada bronje gue yang malang, ternyata setelah sebelumnya gue minta rombak gara-gara kekecilan (segitu lebarkah guee -___- ) dan sialnya sekarang pas dicobain, tangan kiri sih mulus masuk dan gak kekecilan lagi. Pas tangan kanan masuk, loh?? Kok gak bisa keluar tangan guee?
Dengan suksesnya kancing di deket pergelangan tangan gue kejait ke bagian dalem jas (ngerti gak? Hehe riweuh) intinya tangan kanan gue gak bisa keluar,nongol,menghirup udara bebas. Gak lucu dong yaa masa tangan gue cuma sebelah? Walhasil minta dibenerin lagi deh.. dalem ati menggumam ; makanya Pak, yang niat dong, masa ada aja sih gak benernya? Huhu nasip nasip.
Oke setelah misi gagal, gue yang ditemani Pina dan nyokap pun cabs ke kostan baru *ciee
Niatnya sih mau sambil beberes dikit dikit. Eh sampe sana yang ada nyokap malah tidur tiduran dan si Pina baca BTS jaman SMA. Yak,gagal deh beberes nya. Yang penting gue ngambil sketch book sama diary deh. Biar gak garing lagi, gara-gara gak ada kerjaan. Hehe
Beres ngobrol ngalor ngidul bertiga dan nungguin ujan yang awet bener, akhirnya gue minta pulang. Laper cyiiin. Belum makan siang. Pengen makan dirumah. Kita pun naik angkot menuju rumah. Melewati gang gang penuh bocah dan ketika tinggal beberapa langkah sampai gerbang rumah, kita papas an sama sesosok pria muda mengendarai motor Scoopy yang ciamik sekali, waaaw muke langsung sumringah dan dengan semangat 45 bersenandung menuju rumah “ Scoopy.. Scoopy Scoopy.. siapa tuh yang naik, Scoopy Scoopy??” haha akhirnya ada yang bisa dikecengin juga di gang ini. Dan senja di cicadas pun terasa lebih indah, haha.. cheers!

Senin, 26 Juli 2010

Don’t forget to

Give thanks to Allah for all that he gives, and maybe he did’t give
Cause everything happens for a reason, right?
Contohnya akhirnya gue bisa terdampar dengan cantiknya di kampus tercinta, STPB.
Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.
Agak absurd ya kalo diinget gimana prosesnya sampe bisa jadi kaya sekarang. Cuma karena Dia udah punya rancanganNya. Dan itu pasti indah, gue percaya.
Well,buat seantero anak sekolahan gue SMAN 78, almost semua udah pada tauk kalo gue dan Finna adalah anak aneh yang tidak, I mean sama sekali tidak berkeinginan buat masuk UI.
Ada sejarahnya loh. Hal itu berawal dari peraturan-tak-tertulis yang dibuat enin (nenek) gue yang dulu semasa beliau masih ada pengen semua cucu cucunya kuliah di Bandung. Jadi bisa main terus ke Cicadas (rumah nenek gue). Alhasil semua sepupu gue kuliah kalo gak ITB ya UNPAD.
Nah gue dan pina dengan tekad bulat memilih Unpad sebagai calon kampus tercinta. Okay, sampe tiba saatnya dimana semua temen temen sekolah sibuk dengan euphoria SIMAK UI nya dan berharap-harap cemas memakai jakun atau naik bikun ke kampus. Sampe pegel deh jawab pertanyaan anak anak yang bertanya dengan ekspresi ‘serius-lo-gak-mau-masuk-UI??’
Pengen rasanya ngerekam kaset isinya “nggaa, mau unpad aja” dan tinggal diputer deh tuh kaset tiap ada yang nanya pertanyaan paling happening saat itu.
Trus hari barganti hari, semua anak mulai menggila dengan bimbel dan buku sakti waktu itu- KUMPULAN SOAL SMPTN. Gue ama pina juga menggila apalagi setelah akhirnya memantapkan hati milih IPS murni. Gilak sumpah gue mikirnya inilah contoh IPA gagal. Yaa kalo gamau dibilang gagal ya terseok seok deh. Gimana ngga, belajar IPA selama 2 taun tapi pas giliran milih jurusan universitas sama sekali gak minat jurusan IPA. Haiyyaah.
Sip,saya mantap menjadi pengkianat di bimbel. Masuk kelas IPS dan interest sama pelajaran Sejarah, Geografi dan Ekonomi (kecuali itung-itungan ya! Alergi! ) tapi tetep sih yang diisi duluan ya Bahasa, baik Inggris maupaun Indonesia. Emang dasarnya suka yang apalan sih. Dodol.
Nah singkat kata, setelah melewati beribu malam penantian dan pengharapan.. gila seumur umur nyokap gak pernah segitu takjubnya ngeliat gue dan pina rajin banget shalat, dhuha, tahajud plus pake nazar segala deh buat ngedapetin tuh SNMPTN. Emang sih malu banget baru datang ke Dia pas kita butuh.Cuma gue belajar banyak banget dari situ. Yang namanya lo udah pengen banget, tempat lo minta ya cuma Dia. Mana udah parno banget lagi gara gara beres ujian anak2 pada nyocokin jawaban dari bimbel. Wah skor gue sih yassalam banget, mepet cuy. Kayak angkot ngejar setoran. Makin pasrahlah gue. Cihuynya lagi gua sama pina sama sekali gak ngambil cadangan swasta kayak Trisakti, Binus dkk.
Secara emang ga mau swasta dan sadar kita tuh kembar, nyiksa bokap nyokap banget kalo sampe swasta. Bayarnya ituloh, duh nyerah deh. Makanya cadangan kita ya Cuma STPB alias Enhai. Ada sepupu kita yang lulusan situ dan Alhamdulillah karna emang pinter ya jadi sekarang kerjanya enak. Trus yang paling penting biaya kuliahnya gak gitu mahal. Dah ikutin kata orang tua aja deh.
Tibalah saat yang mendebarkan. Pengumuman SNMPTN tanggal 1, Enhai tanggal 2. Emang jodoh gak kemana plus Allah maha besar. UNPAD kita jebol dan Enhai kita keterima. Unpad gue dapet pilihan pertama Manajemen, Pina Ekonomi Pembangunan. Enhai kita berdua sama sama dapet pilihan pertama Studi Industri Perjalanan S1. Sekarang tinggal milih. Setelah melewati shalat,doa,dan perundingan keluarga dicapailah kesepakatan bahwa kita akan mengambil Enhai dan Unpadnya dilepas. Dengan pertimbangan biaya sih lebih kurangnya. Walaupaun Unpad kita daapet lewat SNMPTN dan pasti lebih murah dari USM tapi yaa bokap nyokap lebih nyaranin ambil Enhai. Oke sebagai anak berbakti kita lepas cita cita masuk Unpad dengan ikhlas.. Dagh Unpad..
Yang selalu gue ucapin dalem hati ialah IKUT AJA APA KATA ORANGTUA, INSYA ALLAH BERKAH.
Sip,sekarang kita udah 2 tahun kuliah di Enhai dan Alhamdulillah semua lancar, kita dapet beasiswa juga. Lumayan ngurangin beban financial, hehe. Yaa mudah mudahan selalu dikasih kemudahan buat kedepannya. Amin. Inget gak yang gue bilang tadi?
Cause everything happens for a reason
Percayalah. Dia juga punya rencana buat kamu looh.. yang penting selalu bersyukur buat apa yang udah kita punya sekarang dan semua akan terasa cukup. Insya Allah. Cheers!!